Selasa, 18 Desember 2012

HIV, Jakarta nomor satu

Jakarta - Jumlah kasus HIV/AIDS
dari tahun ke tahun semakin
bertambah ke tanah air. Di
Indonesia, penyakit mematikan ini
lebih banyak disebabkan dari
penggunaan jarum suntik yang
tidak steril dan hubungan seks
yang berisiko. Untuk masalah
seperti ini, Jakarta masih menjadi
juaranya.
Data terakhir dari Direktorat
Jenderal Pengendalian Penyakit
dan penyehatan Lingkungan
Kementerian Kesehatan RI
menyebutkan bahwa hingga bulan
Juni 2012, DKI Jakarta menempati
posisi pertama untuk jumlah kasus
AIDS, disusul oleh Papua dan jawa
Timur.
"Secara absolut, DKI Jakarta masih
memiliki kasus HIV terbanyak. Ada
sekitar 19.000 orang yang
terinfeksi HIV, tapi menurut
perkiraan kami, seharusnya ada
kurang lebih 42.000 kasus. Jadi ini
seperti fenomena gunung es," kata
Joko Subagyo dari Komisi
Pengendalian AIDS Provinsi (KPAP)
DKI Jakarta dalam temu media di
Gedung Sarinah, Jakarta, Jumat
(7/12/2012).
Yang dimaksud fenomena gunung
es adalah jika dilihat di
permukaan, jumlah kasus yang ada
jauh lebih sedikit dibandingkan
jumlah kasus yang tersembunyi
atau belum diketahui. Menurut
Joko, masih ada banyak orang yang
terinfeksi HIV yang belum mau
terbuka atau bersedia
memeriksakan diri.
"Mengapa Jakarta sebagai kota
metropolitan yang banyak akses
internet dan informasi ini masih
banyak yang belum mau terbuka?
Karena tingkat kesadaran
masyarakatnya rendah," tutur
Joko.
Secara absolut, Jakarta memang
menempati posisi teratas, namun
jika dihitung berdasarkan
prevalensinya, Jakarta menempati
posisi ketiga setelah Papua dan
Bali. Prevalensi ini dihitung dari
jumlah kasus setiap 100 ribu
penduduk. Jadi perhitungannya
ikut dipengaruhi oleh jumlah
kepadatan penduduk.
Data Seksi Surveilans Epidemologi
HIV dan AIDS Dinas Kesehatan DKI
Jakarta menyebutkan bahwa angka
kumulatif orang dengan AIDS di
DKI Jakarta sampai bulan
September 2012 adalah 6.299
orang. Sedangkan jumlah kasus
AIDS baru sejak Januari 2012
sampai September 2012 adalah
649 orang dengan angka kematian
168 jiwa.
"Untuk mengejar gap dari
banyaknya kasus yang belum
terungkap, kami bekerjasama
dengan LSM-LSM terkait
meningkatkan kesadaran di
populasi kunci untuk
memeriksakan diri dan mencegah
penularan penyakit," kata Joko.
Populasi kunci yang dianggap
berisiko menularkan HIV/AIDS
adalah kelompok pekerja seks
komersial langsung dan tak
langsung, waria, laki-laki yang seks
dengan laki-laki, pria pelanggan
PSK, pengguna narkoba suntik,
pasangan dari pria yang berisiko
terinfeksi dan penghuni lembaga
permasyarakatan.
KPAP DKI Jakarta rencananya akan
menggelar acara bakti sosial
berupa pemeriksaan HIV serta
konseling gratis di Silang Monas
Jakarta pada tanggal 9 Desember
2012 pukul 06.30-11.00 WIB.
Selain itu, beberapa acara untuk
menggerakkan kepedulian
masyarakat akan HIV/AIDS juga
akan digelar di sana.

Sumber: m.detik.com/health/read/2012/12/07/145646/2112324/763/

Senin, 17 Desember 2012

cara menggabungkan file dengan HJ-Split


Buat kamu yang biasa download file khusunya file yang ukuran besar di internet pasti sering menemukan file yang dipecah menjadi beberapa bagian.
Nah kali ini sahabat vixii mau kasi tahu kamu gimana caranya menggabungkan file dengan software namanya Hjsplit

1.siapkan programnya. Buat kamu yang belum punya silahkan download di sini.






2.pastikan file yang akan digabungkan disimpan dalam satu folder.
Sebagai contoh disini saya akan menggabungkan film twilight dengan ukuran sekitar 699 MB dan terbagi menjadi 4 bagian. Ke 4 file yang terpecah ini saya masukan kedalam sau folder bernama “twilight 4 part 2”dan terlhat ada 4 file dengan nama sama kecuali bagian belakang dengan nomor dari 001, 002,003,004.







2.setelah file siap, klik join-input file pada hjsplit, Lalu cari file tadi yang akan digabungkan.Disana kita melihat hanya ada satu file yang terlihat yaitu file dengan dengan nomor dilbelakang 001.klik file tersebut.
Klik Output  jika kamu ingin menyimpan hasil file gabungan di tempat lain, jika tidak biarkan. Jika sudah klik Start.
Tunggu sampai selesai hingga muncul tullisan “Joining complete”


4.Selesai.
Terima kasih buat kamu yang sudah mampir .silahkan tinggalkan komentar masukan ide, kritik ,saran agar supaya saya lebih rajin lagi menulis.
Sahabat vixii
Loving you

Sabtu, 15 Desember 2012

Obama: Mengapa Saya Kristen

KOMPAS.com — Sebuah acara yang dirancang untuk diskusi mengenai masalah perekonomian berubah menjadi acara yang membahas masalah pribadi, Selasa (28/9/2010). Hal itu terjadi ketika seorang perempuan menanyakan kepada Presiden AS Barack Obama tentang iman Kristen dan pandangannya terhadap aborsi.

Pertanyaan itu mencuat pada sebuah pertemuan bergaya balai kota di halaman sebuah rumah di Albuquerque, AS, sebagai bagian dari pendekatan publik Obama untuk menjelaskan kebijakannya dan dalam rangka kampanye Partai Demokrat untuk pemilu kongres pada November mendatang.

Setelah sebuah survei terbaru menunjukkan bahwa hanya sepertiga dari orang Amerika yang dengan benar mengidentifikasi Obama sebagai seorang Kristen, Presiden memberikan tanggapan pribadi, sebagai orang dewasa, dalam percakapan itu. Ia juga memaparkan tentang bagaimana tugas pelayanan publiknya menjadi bagian dari praktik imannya.

"Saya seorang Kristen karena pilihan," kata Obama memulai jawabannya, dengan tetap berdiri di bawah terik matahari, ketika ditanya mengapa ia menjadi seorang Kristen. "Saya memeluk iman Kristen belakangan, dan itu karena ajaran Yesus Kristus yang berbicara kepada saya tentang kehidupan yang ingin saya lakoni," kata Obama seperti dikutip CNN. "Menjadi pelindung bagi saudara dan saudari saya. Memperlakukan orang lain sebagaimana mereka akan memperlakukan saya. Dan saya pikir, juga memahami itu, bahwa Yesus Kristus wafat untuk dosa-dosa saya, berbicara dengan kerendahan hati bahwa kita semua harus berlaku sebagai manusia."

Ia melanjutkan, "Manusia penuh dosa dan makhluk tak sempurna yang membuat kesalahan dan memperoleh keselamatan melalui kasih karunia Allah." Ia menambahkan, "Kita juga dapat melihat Tuhan pada sosok orang lain dan melakukan hal terbaik kita untuk membantu mereka menemukan kasih karunia mereka sendiri."

"Jadi, itulah yang berusaha saya lakukan," kata Obama. "Itu yang saya panjatkan dalam doa untuk saya lakukan setiap hari. Saya pikir tugas pelayanan publik saya adalah bagian dari upaya itu, untuk mengungkapkan iman Kristen saya."

Pada saat yang sama, Obama menekankan keyakinannya bahwa kebebasan beragama adalah bagian dari kekuatan penting Amerika Serikat. "Ini merupakan sebuah negara yang masih didominasi Kristen, tapi kita punya orang-orang Yahudi, Muslim, Hindu, ateis, agnostik, Buddha dan lain-lain," katanya. Ia menambahkan, "Jalan rahmat mereka (warga non-Kristen) adalah salah satu yang kita harus hargai dan hormati sebagaimana keyakinan kita sendiri, dan itulah yang menjadikan negara ini seperti apa adanya saat ini."

Penanya yang sama juga menanyakan tentang peraturan aborsi dini dan aborsi saat usia kandungan sudah tua, yang menjadi isu politis dalam perdebatan aborsi. Obama menjawab, aborsi harus menjadi sesuatu yang "aman, legal, dan langka" di Amerika. Ia pun menambahkan bahwa keluargalah, bukan pemerintah, yang harus membuat keputusan tentang hal itu.

Pada tanggal 19 September, Obama secara terbuka menghadiri kebaktian di gereja untuk pertama kalinya dalam hampir enam bulan sejak keluarga itu bergabung dengan kebaktian pada pukul 09.00 di Gereja St John Lafayette Square, sebuah kongregasi Episkopal yang terletak sekitar satu blok dari Gedung Putih. Keluarga itu duduk beberapa baris dari altar, di antara sekitar 40 anggota jemaat.

Sebagai informasi, sebuah survei yang dilakukan pada akhir Juli dan awal Agustus oleh Pew Forum tentang Agama dan Kehidupan Publik menunjukkan, hampir satu dari lima orang Amerika percaya bahwa Obama seorang Muslim. Angka itu naik dari sekitar satu dari 10 orang Amerika yang mengatakan ia Muslim pada tahun lalu. Jumlah orang Amerika yang menyatakan ragu-ragu tentang agama sang Presiden jauh lebih besar dan terus bertumbuh, termasuk di antara basis politik Obama. Sebagai contoh, kurang dari setengah dari pendukung Demokrat dan Afrika-Amerika saat ini mengatakan, Obama seorang Kristen.

Menurut survei Pew yang dirilis bulan lalu, sebagian besar dari mereka yang berpikir Obama seorang Muslim adalah pendukung Republik. Namun, jumlah kelompok independen yang percaya dia Muslim telah berkembang secara signifikan, dari 10 persen tahun lalu menjadi 18 persen pada musim panas ini. Pada Maret 2009, 36 persen orang Afrika-Amerika mengatakan, mereka tidak tahu apa agama Obama. Sekarang, 46 persen warga Afrika-Amerika mengatakan mereka tidak tahu.

(http://nasional.kompas.com/read/2010/09/29/12263630/Obama:.Mengapa.Saya.Kristen)